COVID-19 Masih Ganas, Komunitas Ferrari ‘Puasa’ Geber Mobil

0
29
COVID-19 Masih Ganas, Komunitas Ferrari 'Puasa' Geber Mobil

Jakarta – Pandemi membuat penggila mobil sport asal Italia, Ferrari, tak berkutik dan menunggu kondisi semuanya kembali normal. Bahkan, agenda tahunan seperti menggeber Ferrari jarak jauh atau touring tidak dilakukan karena pandemi COVID-19 masih ganas.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI), Stanley Atmadja. Kata dia, FOCI harus menunda segudang program tahunan yang biasanya digelar untuk menjalin silaturahmi.

“Setiap tahun kita punya agenda, makan pagi bersama, melakukan aksi sosial ke berbagai yayasan seperti kemarin ke tempat anak-anak kanker dan seperti ini ini acara rutin yang terus saya selenggarakan. Selain itu saat Natal kita kumpul bareng, di saat Ramadan kita buka puasa bersama dan tidak lupa kita juga kerap melakukan touring seperti Jakarta-Semarang atau Surabaya. Semua ini merupakan agenda tahunan,” cerita Stanley.

“Sebenarnya kita di Januari 2021 ini juga ingin membuka pendaftaran dan mensosialisasikan program kita tapi kita tunda, di Februari juga kita tunda karena pandemi COVID-19. Tapi untuk pendaftaran tetap kita buka dan sosialisaikan,” Santley menambahkan.

Stanley menjelaskan saat ini anggota FOCI lebih sering menggelar program secara online atau virtual.

“Bagi anggota FOCI akan mendapatkan banyak benefit karena kita banyak kerja sama dengan beberapa hotel, kaca film, tempat dinner dan sebagainya. Seperti kami membangun kerja sama dengan V-Kool untuk kaca film, anggota FOCI akan mendapatkan diskon 10-20 persen dan masih banyak lagi,” kata Stanley.

“Kami ingin menunjukkan komunitas ini bukan hanya komunitas kumpul-kumpul, tapi merupakan komunitas yang memiliki berbagai macam kegiatan yang terkoordinir dan aktivitas yang kita lakukan untuk meningkatkan wisata dan untuk marketing Ferrari itu sendiri, semua aktivitas kita coba kita kaitkan seperti itu,” ujar Stanley.

Akan tetapi Stanley mengakui bahwa saat ini banyak program Ferrari yang tidak bisa dijalankan akibat pandemi.

“Tahun ini kita sudah rencanakan touring, melakukan kegiatan sosial apa saja, termasuk acara-acara rutin lainnya tapi kini tergantung pandemi dan kita tidak bisa apa-apa, karena kita memang tidak boleh kumpul dan banyak yang masih khawatir. Kami mengharapkan Maret-April 2021 sudah jauh lebih baik dan bisa melakukan kegiatan offline. Karena pandemi ini membuat kita tidak bisa melakukan apa-apa,” tutup Stanley. (oto.detik.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.